Yang muda yang berwirausaha untuk menghadapi MEA 2015, inilah tema dalam Pelatihan Kewirausahaan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), 15 Maret 2015. Pelatihan ini bertempat di Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jalan Pramuka No.42, Sidikan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Pada acara Pelatihan Kewirausahaan ini, tim Konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diberi kesempatan untuk memberikan materi tentang Bisnis Model Kanvas. Ketika menyampaikan materi, peserta pelatihan dibagi menjadi 3 kelas, dalam satu kelas berisi 50-100 mahasiswa. Masing-masing kelas diampu sebanyak 2-3 konsultan PLUT KUMKM DIY. Adapun materi yang disampaikan ini mengajarkan kepada mahasiswa tentang bagaimana cara membuat pemetaan bisnis yang benar dan nantinya bisa diterapkan dalam dunia usaha. Sebab untuk menghadapi MEA 2015, perlu adanya perencanaan bisnis yang matang guna menekan angka resiko kegagalan dalam berbisnis. Selain itu juga bermanfaat bagi perusahaan yang ingin mengembangkan usahanya. Dengan media kanvas, peserta pelatihan yang dalam hal ini adalah para mahasiswa menjadi lebih mudah ketika akan menyusun suatu perencanaan bisnis. Adapun hal-hal yang perlu disusun dalam bisnis model kanvas ini bisa dimulai dengan menentukan segmentasi pasar, mencari keunggulan produk maupun jasa, menyusun strategi pemasaran, menjalin hubungan dengan pelanggan, menyusun arus pendapatan, menentukan sumber daya yang dibutuhkan, merumuskan aktivitas utama dalam perusahaan, menjalin kerjasama dengan mitra utama dan yang terakhir menyusun struktur biaya kebutuhan usaha. Harapannya dengan diberikan materi bisnis model kanvas ini, peserta pelatihan bisa segera mewujudkan usahanya sesuai dengan perencanaan bisnis yang sudah dibuat.