Siang itu kami berkesempatan mengunjungi salah satu mitra kami di kabupaten Bantul. Kegiatan ini dalam rangka kunjungan dan identifikasi lapangan pelaku UKM DIY. Jarak tempuh dari kantor menuju lokasi tujuan kurang lebih 12 KM, namun kami tidak terlalu kesulitan mengakses lokasi karena usaha ini sudah tertandai pada peta digital atau Google Maps.

Sesampainya di lokasi kami sudah disambut oleh ibu Indana selaku pemilik usaha Jogja Lampion. Kami pun dipersilakan duduk di ruang tamu yang juga biasa digunakan sebagai tempat melayani pelanggan. Setelah ngobrol ngalor ngidul kami pun mulai bicara tentang bisnis

Bisa tolong diceritakan tentang usaha Jogja Lampion

Usaha ini mulai dirintis oleh suami saya sekitar tahun 2008. Saat itu suami masih bekerja di salah satu koperasi  yang menjual berbagai produk seni kerajinan sebagai manajer pemasaran.  

Produk apa saja yang dijual

Awalnya Jogja Lampion hanya menjual produk lampion yang terdiri dari lampion bulat warna warni, lampion kapsul, lampion kotak. Lampion ini bisa disablon logo atau tulisan sehingga lebih bagus untuk penguatan branding usaha. Lalu seiring perjalanan waktu dan adanya permintaan produk lain kami pun menjual lampion terbang dan yang terakhir kami menjual noren. Noren adalah sejenis gorden atau tirai kain yang digunakan sebagai penghias gerobak atau kedai  makanan jepang.

Bagaimana pemasaran produknya ?

Produk lampion kami jual secara langsung ke konsumen. Bagi pelanggan yang ada di Jogja bisa langsung datang kesini (maksudnya: Guwosari) atau bagi yang ingin praktis bisa juga dikirim menggunakan gojek atau layanan ekspedisi lain. Kami juga memasarkan produk melalui website, IG dan WA 0817465790.

Siapa saja pembeli produk Jogja Lampion dan datang dari mana saja ?

Alhamdulillah produk kami sudah terkirim ke hampir seluruh pulau di Indonesia. Yang membeli meliputi pemilik restoran atau rumah makan, instansi pemerintahan, perusahaan, EO, maupun perorangan. Biasanya lampion-lampion ini digunakan untuk menghias toko atau kantor untuk event-event tertentu. Selain itu banyak disorder pula oleh pengusaha-pengusaha yang saat ini sedang merintis usaha wisata. Yang lagi populer saat ini misalanya wisata taman bunga cellocia , taman edukasi, kebon organik dan taman lampion, nah kami mensuplay kebutuhan lampionnya.

Apakah gak mahal ongkos kirimnya ke luar pulau jawa ?

Ukuran lampion kami memang bervariasi. Yang paling kecil mulai 25 cm untuk yang bulat dan paling besar bisa sampai 200 cm. untuk yang kapsul varian ukurannya 25x40cm, 30x50cm dan 32x70cm. semua lampion bisa dilipat jadi tidak kena volume pengiriman yang artinya ongkos kirimnya standar.

Berapa kapasitas produksi ?

Untuk lampion bulat ukuran 30 cm dalam sehari bisa kami produksi sebanyak 30 unit. Ketika ada konsumen yang order biasanya kami sampaikan proses pengerjaan 1 minggu, walaupun sebenarnya bisa kami selesaikan dalam waktu 3 hari saja. Kami melebihkan spare waktu supaya bisa jaga-jaga siapa tahu ada kendala-kendala teknis yang muncul kemudian. Jika waktu yang kami janjikan terlalu mepet dan ternyata kami tidak bisa menyelesaikan tepat waktu kami khawatir pelanggan akan kecewa. Dan itu paling kami hindari.

Apa keunggulan Jogja Lampion ?

Sebenarnya kami membidik pasar resto masakan jepang. Walaupun diluar pasar itu tetap kami garap. Kami membuat lampion takoyaki, lampion ramen, lampion sushi dan banyak juga lampion dengan logo personal yang telah kami garap seperti HAKATA IKKOUSHA semarang, Himawari Prambanan, Hakone Resto Jogja, Uma Yumcha dan sebagainya. Saat ini kami juga telah menyediakan berbagai noren atau gorden jepang untuk hiasan restoran.

Tidak terasa hampir satu jam kami ngobrol bersama bu Indana. Sambil menikmati secangkir kopi hitam dan jajanan tradisional yang disajikan membuat obrolan menjadi santai. Kami pun memberikan saran-saran dan tips bisnis yang bias dijadikan alternatif dalam mengembangakan usaha lampion.