“Alone we can do so little; together we can do so much”. Ungkapan singkat yang disampaikan oleh Helen Keler tersebut jika diartikan kurang lebih demikian:
“Sendirian kita hanya dapat melakukan sedikit saja (terbatas); bersama, kita dapat melakukan banyak hal (menembus batas)”

Ungkapan tersebut kiranya sangat pas dengan kondisi sekarang dimana dunia sudah serba saling terhubung. Dengan bantuan teknologi, manusia tidak lagi sendiri-sendiri dalam batas ruang dan waktu. Jarak tak lagi terasa jauh, waktu tak lagi terasa lama. Semua terasa mudah seakan semua dalam genggaman.

Dengan saling keterhubungan tersebut, di era digital seperti sekarang ini, prinsip “kolaborasi” sudah menjadi tren baru dalam segala hal, utamanya dalam dunia bisnis yang dilakukan oleh UMKM. Dengan berkolaborasi dan bersinergi akan menjadikan UMKM semakin kuat sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan informasi.

Terkait dengan hal tersebut, Selasa, 21 November Dinas Koperasi UMKM DIY mengadakan kegiatan “Temu Bisnis Mitra PLUT KUMKM DIY” yang berlokasi di hotel Cavinton lantai 2 ruang Prambanan. Acara ini bertujuan untuk memperkuat hubungan silaturahim sekaligus kemitraan antar pelaku UMKM DIY dengan para stake holder dalam rangka pengembangan bisnis ke depan.

 

Pada acara ini turut menghadirkan sekitar 100 UMKM dari pelbagai bidang dengan narasumber yang meliputi; Ketua Koperasi pasar Indonesia (Kopasindo) Jakarta, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY, serta Perusahan Mitra Dinamika Sejahtera (MDS) Kota Tengerang.

Kegiatan ini merupakan wujud dari komitmen Dinas Koperasi UMKM DIY dalam memajukan dan “mengistimewakan” para pelaku UMKM di DIY. [Kontributor: Mursyid]