Pernahkah anda menuliskan tujuan atau target hidup anda? 1 tahun kedepan apa yang ingin anda raih? Atau mungkin 5 tahun kedepan? Atau bahkan puluhan tahun ke depan?

Entah apa yang membuat teman saya waktu itu yang masih duduk di tingkat sekolah menengah membuat suatu tujuan hidup. Saya ingat ketika dia membicarakan tentang target lulus sekolah, kuliah, bekerja bahkan menikah. Sepertinya teman saya itu adalah orang yang mengingatkan saya bahwa orang hidup itu harus memiliki tujuan. Dan hal itu membuat saya terpengaruh untuk ikut juga memikirkan bagaimana dengan saya kelak.

Beberapa tahun terakhir ini saya mulai menuliskan tentang apa yang harus saya capai. Tulisan tak hanya sampai disitu. Setiap tahun saya menulis keinginan- keinginan dan cita- cita yang ingin saya capai.

Berpengaruh? Ternyata jawabannya adalah iya dan sangat berpengaruh. Target, tujuan, sasaran yang saya buat menjadikan saya lebih percaya diri dan sangat bersemangat. Target lulus kuliah dan menikah serta sukses membangun usaha di usia yang muda membuat saya tersadar saya harus bersemangat dan harus selalu berusaha supaya berhasil mencapainya tujuan yang pernah saya buat.

Otak manusia merupakan karunia Tuhan yang sangat luar biasa. Dari berbagai penelitian disebutkan bahwa secara biologis otak manusia terdiri dari trilyunan sel saraf yang saling berhubungan. Selain itu, otak manusia juga memiliki kelebihan yang luar biasa karena memiliki kemampuan untuk menyimpan pola pemikiran yang tak terbatas. Ini merupakan karunia yang harus kita syukuri.

Mulailah untuk berubah, dan tinggalkan istilah “Yang penting ngalir aja deh”. Tidak ada salahnya kita mulai untuk memutuskkan dengan cara membuat suatu sasaran yang ingin kita capai dalam hidup. Baik itu dari usaha kita maupun hal yang lainnya. Baik itu untuk waktu satu tahun kedepan maupun untuk jangka waktu tertentu. Dengan kita memiliki tujuan tersebut, akan ada banyak hal luar biasa yang dapat kita capai.

Saya melihat bagaimana beberapa mahasiswa terutama teman-teman saya yang waktu itu terkatung- katung nasibnya menunggu vonis DO. Mengapa? Karena tidak adanya tujuan dan target. Dan hal paling menyebalkan adalah ketika mereka mengatakan bahwa biarkanlah hidup itu mengalir tanpa ada target atau cita- cita. Seorang teman saya yang sampai sekarang belum lulus dulu sekali ketika saya menuliskan target saya mengatakan, “ya udah sih nanti waktunya lulus ya lulus”.

Setelah saya masuk dalam PLUT KUMKM DIY saya bertemu dengan banyak KUMKM yang sudah memiliki usaha bertahun-tahun lamanya. Bahkan ada yang sudah sampai lintas generasi. Ketika mereka ditanya kenapa usahanya hanya usahanya tidak berkembang, mereka masih banyak yang menjawab bahwa usaha yang sekarang ini sudah cukup buat mereka. Sehingga tidak perlu lagi untuk memikirkan hal-hal yang asing buat mereka dan membuat tambah pusing.

Apa perbedaan antara berwirausaha dengan berdagang? Salah satu perbedaan terbesar adalah orang yang berwirausaha selalu memulai usahanya dengan dimulai dengan target yang harus dicapai dalam periode tertentu. Bahkan terkadang tidak hanya menuliskan target tetapi ditambah dengan reward dan punishment. Dengan adanya target yang terukur dan jelas kita membuat reward dan punishment buat diri kita sendiri pastinya apabila berhasil mencapainya maka kebanggaan akan menyelimuti kita. Dan lagi ketika kita sedang dilanda rasa malas, bosan, ataupun kegalauan dalam bisnis, maka dengan kita mengingat apa yang menjadi tujuan bisnis kita tersebut, pasti akan membuat kita semakin termotivasi dan menjadi semangat kembali.

Jadi, mulailah untuk membuat tujuan dan target dalam hidup dan usaha. Karena hal itu akan sangat membantu dan akan membuat anda menjadi lebih bersemangat dan pastinya juga akan membuat anda meningkatkan kerja yang luar biasa untuk mewujudkannya.