Yogyakarta, Jumat, 18 Maret 2016 Kementerian Koperasi dan UKM melalui Asisten Deputi Pendampingan Usaha mengadakan FGD mengenai sinergi pendampingan pengembangan KUMKM. Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai lembaga pendamping bisnis dan asosiasi yang konsen dalam pengembangan KUMKM bertajuk Kerjasama Lembaga Pendamping Bisnis KUMKM dengan Stakeholder dibuka langsung oleh Kepala dinas Koperasi dan UKM DI Yogyakarta, bapak Aris, didampingi langsung oleh Asisten Deputi Pendamping ibu Ir. Nur Ediningsih, MM.

Kadiskop dan UKM DI Yogyakarta sangat mendukung dengan adanya FGD, beliau berharap dengan adanya FGD sinergi pendamping ini dapat lebih meningkatkan pelayanan dan pengembangan KUMKM yang ada di DIY bahkan di nasional. “Semoga FGD sinergi pendampingan ini dapat menghasilkan langkah-langkah strategis dalam pengembangan KUMKM kedepannya” tutup bapak Aris mengahiri sambutan pembukaan.

Rencananya kementerian Koperasi dan UKM RI mulai tahun ini akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pendamping dan akan memberi penghargaan terhadap pendamping terbaik. “Rencana Mei mendatang akan diumumkan berbarengan dengan acara Temu Nasional Pendamping II yang akan dilaksanakan di Jogja ini” ujar ibu Nur Ediningsih, MM.

Bu Nungki juga sangat mendukung adanya sinergi pendampingan dengan multi stakeholder, beliau berharap pendamping dapat bersinergi dengan PLUT-KUMKM yang ada di beberapa daerah termasuk di DI Yogyakarta. “PLUT bisa menjadi rumah bersama pendamping dalam mengembangkan KUMKM yang ada di daerah, sehingga pendampingan dapat menghasilkan output yang lebih baik lagi” tambah ibu Nur Ediningsih, MM.

Selain sinergitas pendampingan, kemenkop dan UKM juga akan memberikan kesempatan peningkatan kapasitas bagi para konsultan pendamping KUMKM. “Saat ini Kemenkop dan UKM sedang menyusun SKKN bagi para pendamping. Nantinya konsultan pendamping ada sertifikasi profesi. Harapanya dengan adanya sertifikasi ini, para konsultan pendamping dapat lebih profesional dalam bekerja.” tutup ibu Nur Ediningsih, MM.