Integrasi ekonomi merupakan salah satu langkah penting dalam pencapaian ASEAN Economic Community (AEC) pada 2015 nanti. Apabila tercapai, maka ASEAN akan menjadi pasar tunggal dan berbasis produksi tunggal dimana terjadi arus barang, jasa, investasi, dan tenaga terampil yang bebas, serta arus modal yang lebih bebas diantara Negara ASEAN.

Dengan demikian, muncul sejumlah tantangan tidak hanya bagi pelaku usaha diberbagai sector termasuk UKM yang menjadi sector yang dianggap menjadi penggerak perekonomian, juga bagi para pemangku kepentingan, pemerintah maupun pihak swasta yang concern dibidang pendampingan usaha. Tantangan yang muncul seperti lemahnya daya saing produk, kualitas sdm, infrastruktur dan lain sebagainya.

Namun, perubahan cara pandang dalam menyikapi tantangan persaingan yang timbul dari AEC 2015 ini menjadi sangat penting. Bagaimana para pemangku kepentingan di Indonesia khususnya para pengusaha UKM dapat berfikir menjadikan banyaknya tantangan tersebut menjadi satu peluang. Apalagi sector UKM yang banyak bergerak di industry kreatif juga memiliki banyak keunggulan.

Hal ini merupakan satu potensi besar dalam memenangkan persaingan pada AEC 2015. Untuk itu, potensi besar tersebut harus disadari sejak dini. Pemerintah, dengan berbagai macam program yang tujuannya adalah mengangkat potensi produk KUMKM patut di apresiasi. Salah satu program pemerintah yakni dengan menghadirkan lembaga resmi di bawah Kementrian Koperasi & UKM yakni Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). PLUT menjadi semacam ‘rumah sehat’ bagi KUMKM yang ingin meningkatkan daya saingnya.

PLUT hadir di 21 titik di 16 Provinsi ini merupakan gebrakan besar dalam upaya meningkatkan daya saing KUMKM di Indonesia. D.I Yogyakarta merupakan salah satu Provinsi yang ketempatan dibangunnya PLUT. PLUT D.I Yogyakarta tentu akan menjadi amunisi baru dalam mendampingi UKM agar berdaya saing tinggi. Perlu diketahui bersama, D.I Yogyakarta menyimpan 1500 UKM yang tersebar di 5 Kabupaten Kota. Dengan berbagai macam industri kreatif yang sudah mempunyai pasar lokal, nasional maupun internasional, cukup menjadikan Yogyakarta sebagai modal besar dalam menghadapi persaingan di AEC 2015. Dan PLUT D.I Yogyakarta akan menjadi mitra penting dalam mencapai tujuan tersebut.