IMG20170217104301YOGYAKARTA- Hari ini, Jumat 17 Februari PLUT  KUMKM DIY (CIS) mengadakan sebuah acara pelatihan pemanfaatan limbah rumah tangga untuk membuat dibuat menjadi kerajinan. Dalam acara ini ada sekitar 18 peserta yang hadir adalah bapak dan ibu-ibu sebagai pelaku kreatif  dari sentero DIY, dan hari ini dihadiri juga tim RKJ (Rumah Karya Yogya).

Disampaikan oleh konsultan bidang SDM  Bapak Wahyu Tri Atmojo  S.Pd pelatihan ini adalah salah satu cara dari PLUT Yogya untuk memfasilitasi bagi para pelaku usahA kreatif dan sekaligus untuk memperkenalkan keberadaan Galeri PLUT yang dikenal dengan nama Rumah Karya Yogya. Selain itu PLUT merupakan rumah bagi para pelaku usaha dan koperasi  untuk saling berbagi sehingga siapapun boleh saling memanfaatkan yang tentunya pelatihan pada hari ini gratis tanpa dipungut biaya.

IMG20170217094119Disampaikan oleh bu Rolis selaku pelaksana kegiatan kreatifitas padat karya di PLUT Yogya, beliau menyampaikan resiko sampah rumah tangga yang tidak dikelola dengan baik maka perlu pemanfaatan karena bahaya bila tidak dikelola. Beliau mengajarkan bagaimana cara memanfaatkan limbah plastik menjadi sebuah karya yang unik dan bagus, seperti menjadi dompet, tas, dan masih banyak lagi.

Salah satu peserta Ibu Yeti Risma Jati dari gunung kidul, beliau menyatakan senang bisa mengikuti kegiatan kreatifitas ini. Beliau berangkat dari rumah sekitar jam 8 dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam dengan hati penuh kegembiraan dengan harapan memperoleh sesuatu yang baru dan bermanfaat. Beliau menyatakan juga bahwa sampah atau limbah palstik ini lebih baik dimanfaatkan menjadi kreatifitas yang bermanfaat dari pada dibakar mencemarkan udara dan membuat sesak nafas. Harapan dari ibu Yeti dengan adanya kegiatan ini bisa memberi ketrampilan kepada para pelaku kegiatan yang nantinya akan bisa menambah income bagi para pelaku kegiatan. Dan lebih penting lagi ibu Yeti menyatakan dengan adanya kegiatan ini maka para peserta kegiatan bisa saling berbagi pengalaman atau ketrampilannya, termasuk kepada para tetangga atau teman-temannya. Oleh karena itu Ibu Yeti sebagai peserta kegiatan sangat berharap diadakannya jum’at kreatif setiap seminggu sekali untuk menambah pengalaman dan ketrampilan yang tentunya akan menambah income rumah tangga.