Foto bersama peserta BCTHari Rabu (15/10/2014) lalu PLUT KUMKM DIY dipadati oleh puluhan orang, mereka adalah para pengusaha sekaligus peserta dalam kegiatan Gerakan Oneintwenty, Business Coach Training (BCT) Yogyakarta 2014.

 

Sebelum acara dimulai, hadir dari Disperindakop dan Perwakilan Gubernur Yogyakarta yang kemudian menyampaikan sambutan secara tertulis mengenai tanggapan Gubernur DIY terhadap acara ini.

 

Gubernur Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik kegiatan Business Coach Training (BCT) dalam program Gerakan Oneintwenty. Beliau menilai, kegiatan ini sebagai salah satu upaya memberikan akses knowledge bagi para pelaku usaha, sehingga mereka mampu mengembangkan bisnis, serta siap dalam menghadapi era perdagangan bebes AFTA atau AEC 2015.

“Selain itu, saya juga memberikan apresiasi yang tinggi atas prakarsa dicanangkannya Gerakan Oneintwenty atau gerakan nasional 1 juta pengusaha naik kelas di tahun 2020,” Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutannya di acara Gerakan Oneintwenty, Business Coach Training (BCT) Yogyakarta.

Beliau berharap, melalui gerakan ini wirausaha Indonesia akan semakin tumbuh dan berkembang, berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia, serta mampu membuka lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran.

Sebagai informasi, Gerakan Oneintwenty 2014 yang dilakukan di Gedung PLUT KUMKM DIY ini merupakan hasil dari MoU yang telah disepakati bersama antara PLUT KUMKM DIY dengan Komunitas Smartpreneur Yogyakarta pada tanggal 13 Oktober 2014 lalu.Pak Budi berbagi ilmu

Atas dasar tujuan yang sama dalam hal memajukan KUMKM di Indonesia, kegiatan ini mencoba memberdayakan pelaku usaha untuk mau belajar dan berbagi, dengan dua tujuan besar, yaitu menciptakan dan mengembangkan KUMKM.

Dengan terlaksananya kerjasama dalam kegiatan Business Coach Training (BCT) Yogyakarta 2014 Gerakan Oneintwenty, harapan kedepan PLUT KUMKM DIY bersama Komunitas Smartpreneur Yogyakarta akan terus melakukan terobosan-terobosan baru dalam meningkatkan daya saing KUMKM.