Banyak alasan orang untuk menggeluti bisnis.Salahsatu alasannya adalah untuk mendapatkan keuntungan. Untuk menentukan keuntungan yang akan kita peroleh maka kita perlu mengetahui tentang strategi untuk menentukan harga dari produk kita. Untuk menentukan harga kita perlu mengetahui tentang target pasar yang menjadi tujuan kita, dengan demikian kita dapat menentukan pasar yang akan kita bidik, apakah calon pembeli tersebut mampu” dan mau membeli dengan harga yang kita tawarkan.
Ada dua cara menentukan harga, yaitu :
1. Mark up pricing
Diterapkan untuk produk yang benar- benar baru atau produk yang belum pernah ada di pasaran. Berapa kenaikan harganya, tergantung seberapa besar keuntungan yang ingin kita dapatkan, misalnya dengan biaya produksi Rp. 50.000,00 jika keuntungan yang diinginkan sebesar Rp. 25.000,00 maka kita akan menjual Rp. 75.000,00 karena merupakan produk baru, konsumen tidak memiliki perbandingan harga.

2. Benchmarking
Harga dibandingkan dengan harga produk yang telah ada dipasaran, misalnya harga suatu produk dijual dengan harga Rp. 90.000,00 maka kita bisa menjual dengan harga yang sama, lebih rendah atau lebih tinggi tergantung pada kualitas produknya.

Demikian metode yang dapat digunakan untuk menentukan harga produk yang kita produksi. Jangan lupa untuk menentukan target pasar kita dan sebaiknya juga disertai dengan kesesuaian kualitas. Misalnya bila untuk target pasar menengah ke atas disesuaikan juga kualitas barang kita untuk kalangan tersebut. Jadi sebagi produsen kita harus jeli untuk mentukan target pasar kita.
(dari berbagai sumber)