Belanja merupakan hal yang menyenangkan. Bahkan apabila orang tersebut sedang mengalami kebosanan terhadap suatu hal, maka belanja bisa menjadi pbat penawarnya. Biasanya kegiatan berbelanja ini dilakukan oleh perempuan. Terkadang saking asyiknya berbelanja, sampai-sampai kebutuhan yang seharusnya diperlukan menjadi tidak terbeli sedangkan yang seharusnya tidak direncanakan untuk dibeli tetapi malah di ambil. Hal ini menyebabkan penumpukan barang di dalam rumah.

Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan ini, maka bisa dilakukan dengan menjual barang-barang bekas yang sudah tidak dipakai lagi. Hal ini bisa dilakukan di dalam rumah, misalnya berjualan di garasi rumah atau yang lebih di kenal dengan Garage Sale. Berdasarkan buku yang berjudul “Cetak duit dari barang bekas, kiat sukses mengorganisir garage sale”, berjualan dengan memanfaatkan garasi rumah merupakan hal yang sangat efektif karena secara otomatis akan menghemat biaya sewa toko. Produk yang dijual pun bervariasi, mulai dari baju bekas, sofa bekas, almari, dan perabot rumah tangga lainnya yang sebelumnya dipastikan terlebihdahulu bahwa barang tersebut sudah tidak digunakan lagi namun masih layak pakai.

Berjualan dengan sistem garage sale ini tidak hanya menyediakan barang bekas milik sendiri namun juga bisa bekerja sama dengan vendor-vendor yang berkompeten, tentunya disertai dengan aturan-aturan yang sudah dibuat sebelumnya. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan selama proses garage sale ini berlangsung. Demikian merupakan salah satu cara untuk memanfaatkan barang yang sebetulnya sudah tidak bermanfaat menjadi sesuatu hal yang bisa menghasilkan uang.