Pemilihan kemasan untuk produk adalah hal yang tidak bisa dianggap enteng. Meskipun skala usaha yang kita miliki masih skala kecil atau rumahtangga kemasan memiliki fungsi yang cukup penting selain sebagai sekedar pembungkus makanan. Kemasan dapat menjaga kualitas produk kita sehingga memperlihatkan kelas produk kita.
Salah satu contoh adalah kemasan untuk produk snack renyah. Proses penggorengan memberikan citarasa gurih, namun dari proses penggorengan itu kadar minyak meningkat menjadi 30% sampai 40% dan kadar air menjadi rendah sehingga tekstur menjadi renyah. Kerenyahan itu dapat dipertahankan dengan kemasan yang kedap air atau uap air di udara sehingga pilihan plastik yang tepat adalah plastik multilayer OPP karena tebal dan lentur. Tambahan absorben ( misalnya silica gel ) dapat digunakan sebagai penyerap kelebihan uap air.Agar tidak terjadi ketengikan karena proses oksidasi minyak maka kemasan mutlak untuk kedap udara dan cahaya bahkan beberapa produk industri besar mengisi kemasan dengan campuran gas N2 dan CO2 untuk mempertahankan kualitas produknya.
Untuk produk yang lain misalnya pada produk makanan beku maka kemasan yang sesuai adalah yang menggunakan teknik vakum atau kedap udara. Mengapa? Karena dengan teknik vakum maka mikrobia yang merugikan tidak mudah tumbuh. Untuk teknik vakum tersebut dibutuhkan jenis plastic polythelene yang bersifat lentur sehingga tidak mudah terjadi kebocoran. Jenis lain adalah plastik berlaminasi, yang terdiri dari beberapa lapisan plastik. Terdapat pula jenis plastik berlaminasi ber-aluminium foil pada lapisan terluarnya. Ada pula jenis thermoforming yakni bahan plastik yang dapat dipanaskan dan dibentuk sesuai dengan cetakan di mesin pengemas.
Dari contoh di atas kita dapat menyesuaikan jenis plastik mana yang sesuai dengan produk yang kita produksi. Kemasan yang tepat juga dapat membuat produk kita memiliki daya tarik hingga akhirnya dapat menarik konsumen untuk membeli produk kita sehingga akhirnya dapat meningkatkankan penjualan produk kita. Jadi kemasan yang baik penting untuk produk makanan.