KirimPernahkah anda mendengar tentang marketing strategi dan marketing plan ? Menurut anda, apakah keduanya adalah sama? Bagi sebagian orang mungkin akan menjawab bahwa keduanya adalah hal yang sama. Namun, ternyata dari keduanya memiliki perbedaan walaupun keduanya juga memiliki persamaan persamaan yang cukup erat.

Marketing strategy merupakan sebuah penjelasan tentang apa yang menjadi tujuan dari usaha pemasaran yang sedang dirintis ataupun yang sedang dijalankan oleh seorang wirausaha. Sedangkan marketing plan merupakan hal-hal yang akan dilakukan oleh seorang wirausaha sebagai tindakan langkah demi langkah dalam penerapan dari marketing strategy yang telah disusun sesuai dengan tujuan bisnis yang telah ditetapkan.

Keduanya sama sama memiliki tujuan yaitu bagaimana supaya tujuan dalam berwirausaha dapat segera tercapai seefektif dan seefisien mungkin. Namun begitu ternyata berbeda dalam pelaksanaannya. Jika kita jabarkan ke dalam sebuah masalah dalam berwirausaha, maka kita akan menemukan banyak orang mencoba untuk menetapkan marketing plan tanpa mendesain marketing strategy dengan baik. Hal ini seringkali terjadi karena memang untuk memahami hal ini diperlukan pengetahuan dan juga pengalaman. Sehingga rata-rata orang yang telah memiliki usaha atau telah menjalankan usaha lebih dari dua tahun akan lebih mudah memahami karena pastinya sudah tahu atau paling tidak pernah mengalami secara langsung dalam kegiatan usahanya.

Bila kita kurang cermat dalam menyikapi marketing plan dan marketing strategy maka bisa jadi hal ini dapat berujung pada pemborosan operasional. Apalagi bila modal yang dimiliki oleh seorang pelaku usaha ini mepet atau bahakan cenderung kurang, maka hal ini bisa berbahaya terhadap kelangsungan usahanya.

Oleh karena itu, ketika seorang pelaku usaha yang ingin mengembangkan usahanya maka baiknya perlu dicermati bagaimana menyusun keduanya. Ingat bahwa ketika usaha itu berjalan maka operasional usaha pun akan ikut berjalan. Yang artinya pengeluaran pasti akan muncul baik ketika usaha itu sudah mulai mendapatkan penjualan ataupun belum. Sayangnya banyak wirausaha pemula dalam hal ini banyak yang mengabaikan sehingga pengeluaran-pengeluaran operasional tak bisa ditekan bahkan cenderung terus naik bahkan semakin hari modal semakin tipis. Dan apabila hal itu terus berlanjut maka dampaknya akan sangat tidak sehat untuk usaha tersebut.

Strategi merupakan suatu cara atau pemikiran dalam melakukan perencanaan atas apa yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkn. Sehingga sangatlah perlu kita pahami apa yang akan kita kerjakan, langkah demi langkah terlebih dahulu, sebelum kita betul-betul mengeluarkan biaya untuk operasional pemasaran.

Sebagai suatu contoh singkat misalkan saja ketika seorang wirausaha memulai bisnis kuliner dengan pangsa pasar mahasiswa di sekitar kampus. Maka hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan menentukan tujuan usahanya. Setelah itu dia kemudian menentukan strategi marketing yaitu dengan memperkenalkan produk yang akan dipasarkan kepada segmen pasar tertentu. Setelah itu tentukan dengan marketing plan bagaimana mengembangkan serta memudahkan pemasaran supaya target pasar yang telah dibidik tersebut menjadi tepat sasaran dan cepat tersampaikan.

Dengan memahami perbedaan dari marketing strategy dan marketing plan maka hal ini akan memudahkan setiap langkah dalam menjalankan operasional pemasaran. Sehingga harapannya akan berdampak positif bagi usaha yang dijalankan serta akan semakin efektif dan efisien dalam pengeluaran operasional selama kegiatan pemasaran.

Untuk lebih jauh mengenai Marketing Strategy Vs Marketing Plan PLUT KUMKM DIY membuka konsultasi gratis bagi seluruh pelaku UMKM di wilayah D.I. Yogyakarta setiap hari kerja dari senin sampai jumat pukul 08.00 sampai 16.00. Informasi lebih lanjut hubungi PLUT KUMKM DIY Jl. HOS Cokroaminoto No.162 Yogyakarta atau Telpon ke (0274) 552149.

Pasti bermanfaat, salam SUKSES!