Kredit Usaha Rakyat (KUR) sudah dilaunching pemerintah dan sudah dapat diakses oleh para pelaku UMKM. Seperti diketahui, pemerintah merealisasikan rencananya memberikan subsidi agar tingkat suku bunga KUR menjadi 12 persen per tahun. Sekaligus, pemerintah menaikkan anggaran untuk subsidi bunga KUR sebesar Rp 1 triliun untuk bank. Walaupun masih dirasa terlalu tinggi bagi UMKM namun langkah pemerintah ini patut diapresiasi.

Penurunan suku bunga KUR diharapkan dapat membantu usaha masyarakat kalangan menengah ke bawah di tengah situasi perekonomian yang lesu. Menurut Drs. Sultoni Nurifa’i, Msi (Kepala Bidang Koperasi dan UKM Disperindagkop dan UKM DIY) target realisasi program KUR tahun 2015 untuk wilayah DIY adalah BRI 600M dan BNI 70,5M.

Untuk memenuhi target ini berbagai upaya dilakukan oleh pihak bank penyalur kredit, diantaranya dengan melakukan sosialisasi dan mendatangi kelompok-kelompok UMKM dan bahkan langsung mendatangi para pelaku UMKM.

Terkait potensi kredit bermasalah atau NPL (Non Performing Loan) Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan bahwa pihak bank penyalur KUR tidak perlu khawatir, karena pemerintah telah menjamin resiko penyaluran KUR tersebut.KUR