Yogyakarta, 28 Juli 2017- Jum’at pagi ini Kementerian Koperasi dan UKM RI bekerjasama dengan Dinas Koperasi UMKM DIY mengadakan kegiatan ‘Temu Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Program/Kegiatan Bidang Koperasi dan UMKM”

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Sahid Rich ini dihadiri 50 orang dari beberapa pihak. Acara ini turut mengundang Kepala Dinas Koperasi se-DIY, Konsultan PLUT KUMKM DIY, PPKL, dan juga beberapa pelaku UMKM.

Dalam sambutannya, Drs. Tri Saktiana, M.Si, selaku Kepada Dinas Koperasi dan UMKM DIY mengutip apa yang disampaikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bahwa Yogyakarta diuntungkan dengan tidak adanya sumber daya alam yang melimpah sehingga UMKMnya didorong untuk mengembangkan industri kreatif, seperti kriya, kerajinan, dan lainnya. Tidak hanya itu, UMKM di DIY juga harus terus meningkatkan daya juang, daya adaptif, dan daya kolaboratif.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM melalui Kepala Biro Perencanaan menyampaikan bahwa pertemuan “Temu Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Program/Kegiatan Bidang Koperasi dan UMKM” ini dua tujuan. Pertama, dari kegiatan ini para tamu yang hadir mendapatkan penjelasa tentang monitoring dan evaluasi serta urgensinya bagi pembangunan UMKM. Kedua, acara ini sekaligus sebagai upaya dalam memperjuangkan UMKM ke depan.

Pada pertemuan ini, Kementerian Koperasi dan UKM melalui Kepala Biro Perencanaan memberi apresiasi kepada Dinas Koperasi dan UMKM DIY karena bedasarkan evaluasi menunjukkan bahwa Dinas Koperasi UMKM DIY dapat menjalankan program-programnya dengan baik.

Pada acara ini disampaikan beberapa materi yang dibagi menjadi 3 sesi. Sesi I membahasa tentang: a) evaluasi pelaksanaan rencana kerja pemerintah tahun 2016 bidang KUMKM; b) peningkatan aspek pengawasan dan pengendalian dalam rangka akuntabilitas pelaksanaan program/kegiatan bidang KUMKM.

Sesi II membahasa tentang: 1) strategi pemantauan dan evaluasi sektoral (bidang KUMKM); 2) Evaluasi program IUMK di propinsi D.I. Yogyakarta; 3) Evaluasi program pasar tradisional di propinsi D.I. Yogyakarta; 4) Evaluasi capaian pelaksanaan kegiatan PLUT di propinsi D.I. Yogyakarta.

Terakhir, sesi III, diisi dengan pengisian form evaluasi program/kegiatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu menjadi sarana untuk meningkatkan koordinasi sekaligus sinergi sehingga berguna bagi pembangunan KUMKM di Indonesia.