Yogyakarta 24/09/2014. Menindaklanjuti surat edaran Deputi Bidang Pengembangan dan Retsrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM RI perihal optimalisasi aktivitas PLUT KUMKM DIY, maka pada Rabu 24 September 2014, PLUT DIY menyelenggarakan rapat tindak lanjut kerjasama program antara Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) Program Perpuseru dan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY.

Sebelumnya, Kemenkop dan UKM RI sudah menandatangani MoU dengan CCFI dan Telkom untuk pengembangan UMKM. “ini merupakan tindaklanjut dari MoU pemerintah dengan CCFI dan Telkom” terang pak Samsul Hadi konsultan Ahli Kemenkop dan UKM RI dalam pengantar diskusi pada pertemuan tersebut.

Selanjutnya beliau menyampaikan tiga hal penting yang akan di diskusikan pada rapat tersebut. Pertama, penjelasan program yang akan disampaikan oleh pihak CCFI. Kedua, Penjajakan program atau eksplorasi dan Ketiga, menyusun langkah-langkah untuk pelaksanaan program.

Penjelasan program dari pihak CCFI dalam hal ini disampaikan langsung oleh Direktur program perpuseru Ibu Erlin yang secara detil menjelaskan latar belakang program dan kegiatan-kegiatan yang sudah tercapai dalam realisasi program. Beliau menyampaikan bahwa program perpuseru sudah dilakukan di 16 propinsi (Sumatera, jawa, Kalimantan, NTB dll), dan ada 34 Perpus kabupaten. Adapun langkah kegiatan yang dilakukan seperti; membangun capacity building untuk pengembangan perpustakaan, menjadikan perpustakaan sebagai tempat kegiatan seperti wirausaha, kegiatan kelompok perempuan maupun pemuda, dan membangun capacity building untuk keberlanjutan kegiatan perpustakaan.IMG_7690

Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa dari kegiatan yang sudah dilakukan itu sudah ada dampak positif yang terjadi di masyarakat. Beliau mencontohkan seperti di KPAD Pamekasan yang sudah aktif memfasilitasi pengusaha-pengusaha batik untuk akses pemasaran. Di KPAD Sukoharjo yang juga memberikan pelatihan computer kepada pengusaha batik lurik. Beliau menyimpulkan bahwa focus kegiatan ini adalah pengembangan informasi usaha, kesehatan dan keterampilan masyarakat.

Sebagai penutup dalam pengantarnya beliau menggelindingkan bola kepada pihak BPAD DIY dan PLUT DIY membuka sinergitas untuk pendampingan UKM melalui pintu perpustakaan.

Sebelum dari pihak PLUT DIY menjawab; peserta memberikan ruang kepada perwakilan BPAD DIY dalam hal ini disampaikan oleh Bu Monic Bidang Pengembangan Perpustakaan. Beliau mengapresiasi program perpuseru sekaligus menyatakan kebersediaanya untuk ikut terlibat dalam mensukseskan program perpuseru. Beliau menggambarkan kondisi umum perpustakaan yang ada di DIY. “Tahun 2015 BPAD DIY akan menjadi icon DIY dan menjadi salah satu tujuan alternatif wisata” kata beliau dengan optimis. Lebih lanjut lagi beliau menjelaskan bahwa support pemerintah daerah dalam mewujudkan BPAD berkelas Internasional pada tahun 2015 sangat besar. Kedepan, BPAD yang sedang dibangun dan akan segera dirampungkan, memiliki fasilitas seperti area atau ruang aktifitas masyarakat, bioskop X D, di atap gedung ada garden untuk aktifitas pemuda, halaman akan dibangun learning park.

Beliau juga menambahkan bahwa pada tahun 2015 akan merampungkan perpustakaan tingkat desa di DIY yang berjumlah 438 yang pada saat ini tinggal 86 desa. Dengan demikian beliau membuka kesempatan kepada CCFI dan PLUT DIY untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan tersebut.

Selanjutnya dari pihak PLUT DIY pengantar awal di sampaikan oleh Bu Desi dari unsur pemerintah (Disperindagkop dan UKM) sebagai pengelola PLUT DIY. Beliau menyampaikan bahwa dalam segala keterbatasan baik anggaran dan lain sebagainya, pemerintah atau PLUT DIY mengapresiasi kegiatan ini sekaligus juga akan berkomitmen mensupport. Karena PLUT DIY sangat berperan penting dalam upaya pengembangan UMKM. Koordinator konsultan PLUT DIY, Yuli Afriyandi juga ikut menjelaskan bahwa sebelumnya sudah dilibatkan dalam kegiatan perpuseru dalam hal seminar pemanfaatan IT bagi pengembangan UMKM di KPAD DIY dan Jateng. Beliau juga menyampaikan bahwa PLUT DIY memiliki konsultan-konsultan yang berkapasitas dalam pendampingan UMKM.

Setelah selesai paparan-paran tiga unsur peserta rapat, diskusi mengalir dengan antusias serta banyak melahirkan gagaIMG_7706gasan-gagasan konkrit. Hingga pada akhir sesi diskusi, ada beberapa catatan poin penting antara lain; terbangun kesepakatan sinergitas antara CCFI, BPAD DIY dan PLUT DIY, BPAD DIY akan berkomitmen mensupport layanan pustaka preneur PLUT DIY dan BPAD DIY akan memberikan akses data perpustakaan desa yang ada di DIY.

Selanjutnya diskusi di tutup dengan photo session….