Judul : Mau Jadi Pengusaha? Jangan Cengeng
Penulis : Akbar Kelola
Penerbit : Buku Pintar
Cetakan : I/ 2013 (Yogyakarta)
Banyak oragng yang mengatakat bahwa tidaj mudah membangun bisnis. Di tengah perjalanannya, ada jalan yang sangat berliku dan penuh lubang yang dapat menyebabkan pelakuknya terperosok dan jatuh. Namun itu semua adalah konsekuensinya. Hampir semua pengusaha sukses yang kita lihat pada saat ini, pernah jatuh dalam jurang kegagalan.
Kegagalam seakan menjadi momok menakutkan bagi pelaku usaha. Modal tidak balik dan justru harus merugi dalam banyak, itu semua adalah hal yang wajar dalam bisnis. Setiap pengusaha akan mengalami kesulitan-kesulitan yang berbeda dalam bisnisnya. Namun hanya mereka lah yang mampu bangkit dari kegagalan dan mau terus mencoba yang kini akhirnya dapat duduk di podium kesuksesan.
“Mau Jadi Pengusaha? Jangan Cengeng” adalah sebuah karya yang ditulis oleh Akbar Kelola. Dalam judul buku tersebut sudah menyiratkan makna bahwa untuk menjadi pengusaha tidaklah mudah. Dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Untuk itu, Akbar Kelola dalam judul bukunya menulis kata “Jangan cengeng”. Semua orang jadi pengusaha, tapi hanya orang yang tidak cengeng lah yang dapat sukses dalam usaha tersebut.
Selain tidak boleh cengeng, dalam usaha itu dibutuhkan adanya nyali. Chairul Tanjung misalnya. Pada saat merintis bisnisnya, Chairul Tanjung (CT) berani berhutang Rp. 150 juta, dan itu dilakukan pada saat usianya baru 25 tahun, waktu itu tahun 1985, dolar belum menyentuh Rp. 1.000. Jika boleh diandaikan zaman sekarang, CT berhutang Rp. 1,5 Miliar. Seorang pemuda berusia 25 tahun berutang ke Bank sebesar 1,5 M. Kini, saat usianya mencapai 50 tahun, CT telah memiliki banyak perusahaan, Carrefour Indonesia telah diakuisisi dengan total akuisisi Rp. 10,2 Triliun lebih. CT juga telah menguasai penuh distribusi bahan pokok di Indonesia, inilah retail rterbesar di Indonesia. Kuncinya adalah adanya nyali (hlm. 116).
Selanjutnya, buku yang terdiri dari 7 Bab ini masing-masing berisi tentang beragam permasalahan yang sering dialami oleh para pengusaha pada umumnya. Mulai dari belum tersedianya modal kerja, jaringan (networking), ketakutan untuk sukses, minimnya nyali untuk mencoba, dan bagaimana memulai sebuah usaha, tidak berani bermimpi besar, bagaimana menentukan arah bisnis, dan lainnya.
Tidak hanya itu, buku ini sebenarnya menceritakan kisah-kisah sukses para pengusaha yang telah melalui tahapan-tahapan kesulitan dalam berbisnis sehingga menjadikan buku ini lebih aplikatif dan dapat memberikan suntikan motivasi bagi para pelaku usaha, terutama bagi mereka yang baru memulai usaha.
Selanjutnya, selamat membaca buku ini di Perpustakaan PLUT KUMKM DIY.
318db39cc80e17359168759085750abb