JujurBisnis adalah usaha menjual barang atau jasa yang dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang atau organisasi kepada konsumen (masyarakat) dengan tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan/laba (profit). Pada dasarnya, kita melakukan bisnis adalah untuk memperoleh laba atau keuntungan (profit).

Bagaimanakah mendapatkan keuntungan yang banyak dan berlipat? Ini adalah sebuah kalimat yang sering ditanyakan oleh para pengusaha yang sedang mempelajari atau mengembangkan bisnisnya.

Ada beberapa hal yang dapat saya bagi kepada pembaca tentang bagaimana menjawab pertanyaan tersebut. Diantaranya adalah belajarlah untuk menjadi penjual yang jujur dan bisa dipercaya.

Beberapa waktu yang lalu ketika Hermawan Kartajaya datang ke Yogyakarta untuk menyelenggarakan Indonesia Marketing Festifal sempat menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah tokoh yang memiliki karakter marketing.

“Sebagai pemeluk Katholik, nabi saya saja bukan ahli perdagangan, tapi Nabi Muhammad SAW itu pedagang dan dalam dirinya melekat karakter pemasaran,” kata Hermawan Kartajaya. Hermawan Kartajaya juga mengatakan Nabi Muhammad SAW itu bukan hanya pedagang, tapi dia memiliki karakter Al Amin atau jujur.

Dalam dunia marketing, kepercayaan merupakan hal yang sangat penting. Bisa dikatakan bahwa kunci dari keberhasilan dalam pemasaran adalah dapat dipercaya. Hal ini bisa dikatakan bahwa bisnis tidak sekedar penjualan atau kalkulasi untung-rugi, namun dalam bisnis juga meliputi rasional, emosional, dan spiritual.

Disampaikan juga oleh Hermawan Kartajaya bahwa dalam dunia bisnis produk yang bagus tidaklah cukup. Bisnis bukan hanya emosional dengan produk yang memuaskan, tapi kejujuran juga menentukan.