Properti menjadi investasi yang banyak diminati saat ini. Harganya yang cenderung selalu meningkat membuat banyak orang tertatarik ke bidang investasi ini. Keuntungan dari investasi adalah dapat memberikan 2 jenis pendapatan, yang pertama adalah pendapatan dari nilai penjualan yang terus meningkat yang kedua adalah pendapatan dari hasil sewa maksudnya apapun jenis properti yang dimiliki bisa disewakan bahkan tanah yang tidak ada bangunannya pun dapat disewakan, untuk lahan parkir misalnya.
Faktor penting yang harus diperhatikan dalam pemilikan properti adalah lokasinya. Untuk tempat tinggal maka lokasi yang dekat dengan sarana umum seperti rumah sakit, pasar dan lain-lain sangat diminati. Sedangkan untuk berdagang maka dipilih lokasi yang ramai atau tempat orang berlalulalang.
Pemanfaatan property harus melihat pada lokasi lahan, misalnya : memiliki tanah yang berdekatan dengan kampus atau tempat usaha misalnya pabrik maka lahan tersebut bisa dijadikan kos – kosan atau rumah kontrakan untuk mahasiswa atau para pekerja di lokasi usaha. Membuat rumah pemukiman (seperti perumahan) tentunya akan kurang diminati di lokasi tersebut karena kebutuhan untuk membeli rumah kurang tinggi. Membeli apartemen juga dapat dilakukan untuk alternatif lain. Hasil menyewakan apartemen umumnya lebih tinggi bila dibandingkan dengan menyewakan rumah. Mempunyai rumah kos – kosan memerlukan perhatian yang lebih, karena diperlukan control yang tinggi dalam perawatan bangunan juga pengawasan orang – orang yang tinggal di sana. Sedangkan untuk apartemen akan lebih mudah karena tidak diperlukan pengawasan orang – orang yang tinggal di dalamnya dan juga terdapat pengelola apartemen sehingga tidak perlu control untuk perawatan bangunan. Mana yang anda pilih? Tergantung dari dana yang anda miliki tentunya serta kebutuhan saat ini, jadi mengapa tidak memulai bisnis properti?
(Sumber : Investasi Properti, Tejasari CFP)