Desa merupakan entitas yang sangat potensial bagi perkembangan kewirausahaan. Desa memiliki beberapa potensi untuk berkembang diantaranya adalah dana desa yang lumayan besar, potensi kearifan lokal dan potensi SDA maupun SDM nya. Jika semua potensi mampu dikelola dengan baik maka akan manpu membuat desa semakin kokoh dan mampu menggerakan roda perekonomian desa. Perekonomian desa saat ini semakin lesu hal ini disebabkan banyak pemuda desa yang pergi ke kota lain untuk mengais rejeki yang lebih menjanjikan. Pemuda berboondong-bondong ke kota dengan harapan dapat mensejahterakan dirinya dan keluarga. Hasil yang didapatpun beragam, ada yang sukses ada pula yang pulang ke desa dengan tangan hampa.

Desa saat ini didorong untuk memiliki BUMDes, yaitu Badan Usaha Milik Desa yang diharpakan mampu mendorong laju perekonomian desa. Anggaran yang banyak dari desa harus dimaanfaatkan oleh Desa untuk membentuk BUMDes agar sustainability dari Desa semakin bagus. Ragam usaha yang dijalankan oleh BUMDes ini sangat bermacam-macam. Pemilihan usaha ini bisa kita kaji terlebih dahulu melihat potensi apa yang ada dalam desa tersebut. Misalkan desa mempunyai potensi tanaman singkong yang banyak dan bagus. Maka, desa dapat membuat usaha dengan memanfaatkan tanaman singkong untuk membuat produk unggulan desa. Misalkan membuat tepung mocaf, atau bisa membuat produk seperti tela-tela.

Perencanaan bisnis diperlukan oleh BUMDes. Tidak hanya sebagai pedoman dalam menjalankan bisnis namun bisa juga dalam mengakselerasi bisnis yang dijalankan oleh BUMDes. Banyak tool yang bisa dipakai dalam perencanaan bisnis ini. Bisnis ga asal jalan namun harus memiliki analisis yang matanf dan akurat. Simple powerfull dan elegant merupakan ungkapan Bisnis Model Kanvas. Tool tersebut dapat dipakai sebagai acuan dalam menjalankan Bisnis Desa. Jika masih susah emmbuat perencanaan bisnis maka bisa hubungi penulis. Jayalah Desa, Jayalah Tanah Air Indoensia.

Ditulis Oleh :
Annas Setiawan Prabowowww.annassp.com