Oleh: Bapak Budi Satria Isman

Dalam banyak studi dan data statistik yang saya ketahui menyatakan bahwa 75%-85% bisnis gagal pada tahun pertama dan hanya 3-5% yang bertahan sampai lebih dari 10 tahun. Tentunya banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi.

budi satria isman

Belajar dari pengalaman kegagalan orang lain, kita bisa mencoba memperbaiki tingkat kesuksesan bisnis kita dan membuat usaha kita bisa berjalan untuk jangka panjang. Menurut saya ada lima poin penting untuk di perhatikan:

  1. Planning: kalau Anda tidak tahu mau kemana, maka Anda tak bisa sampai di mana mana. Planning sangat penting. Walaupun sederhana, planning akan membantu mengurangi risiko gagal Anda.
  2. Fokus: Lihat disekeliling kita orang yang awalnya sukses di satu bisnis dan mulai merasa bisa membangun usaha lain dan kehilangan fokus ke usaha awalnya, lalu gagal? atau bagi usaha yang masih baru dimana sumber daya masih terbatas, maka kita terpaksa melakukan multi-tasking. Fakta mengatakan bahwa tidak semua orang mampu melakukan multi-tasking dengan baik sehingga sering menjadi tidak fokus. Fokus juga berarti memberikan perhatian penuh terhadap usaha yang di bangun bukan part time.
  3. Unique Selling Proposition: Pertanyaan yang selalu harus kita jawab adalah: apa yang akan membuat konsumen memilih produk atau jasa kita? Dan bukan punya pesaing? Kalau tidak ada dan harga Anda tidak yang paling murah, kemungkinan besar produk Anda tidak akan sukses. Cari “differentiation” yang jelas dan bangun perbedaan tersebut menjadibBrand yang kuat.
  4. Team: membangun usaha untuk jangka panjang berarti harus membangun tim yang baik. Karena membangun SDM adalah salah satu yang paling sulit dan jangka panjang, maka kalau dari awal kita sudah memikirkannya akan makin baik.
  5. Cashflow: tidak salah banyak orang mengatakan bahwa cash adalah darah bisnis. Banyak usaha yang gagal karena tidak kuat nafas dalam menyediakan dana operasional. Bangun usaha kita dengan tingkat efisiensi yang tinggi. Tidak perlu bernafsu untuk cepat ekspansi baik. Ingat, secara sederhana, cashflow kita ditentukan oleh uang yang masuk dari penjualan dan dikurangi dengan biaya untuk menjalankan usaha kita.

“Ke 5 faktor tersebut diatas bagi saya sangat penting. Cari mentor dan advisor yang akan bisa membantu Anda bertukar pikiran untuk membangun masa depan – Budi Satria Isman