Jpeg

Jpeg

Hal yang selalu di nanti menjelang lebaran adalah turunnya uang THR (tunjangan hari raya). Dan pada tahun ini Anda akan cukup bergembira dikarenakan pemerintah sudah mengetok palu bahwa maksimal pembayaran THR pada 10 Juli. Lebih cepat daripada biasanya.

Kegembiraan menyambut datangnya THR terkadang juga disisipi keluhan. Bukan hanya karena merasa THR belum cukup memenuhi semua keinginannya, akantetapi juga karena THR terlalu cepat melintas, dan bahkan rasanya tidak berkesan apa-apa. Apakah Anda pernah mengalami demikian? Ya, kebanyakan orang mengeluhkan seperti itu. Dan Anda jangan khawatir karena tidak ada yang salah dengan keadaan demikian.

Saya akan jelaskan bahwa THR bukanlah bagian dari struktur pendapatan tetap anda. Harus difahami bahwa THR hanya bersifat tunjangan penyesuaian dari kenaikan harga bahan-bahan pokok menjelang lebaran.

So, Anda tetap lakukan sesuai perencanaan keuangan Anda dan membelanjakan kebutuhan puasa dan lebaran yang berasal dari penyisihan pendapatan tetap. Nah, jika kemudian muncul kenaikan harga pada masa puasa atau menjelang lebaran, maka dana talangan (THR) bisa digunakan.

Dengan demikian, Anda tidak akan merasa terbebani dengan sedikit atau bahkan tidak merasakan apa-apa dari THR yang Anda dapatkan. Karena Anda sudah mempunyai perencanaan jauh-jauh hari untuk pengeluaran-pengeluaran selama puasa dan menjelang lebaran.

Jadi, bijaklah dengan keuangan Anda.