IMG20170316134334YOGYAKARTA, Hari ini, Kamis tanggal 16 Maret 2017 Kementerian Koperasi dan UKM RI melalui Asisten Deputi Perlindungan Usaha Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha mengadakan kegiatan Temu Konsultasi Tenaga Pendamping dan UMKM Dalam Rangka Penanganan Dampak Kebijakan Kawasan Perdagangan Bebas MEA yang bertempat di Hotel Grage Yogyakarta. Peserta pada kegiatan ini terdiri dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DIY, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gunung Kidul, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulonprogo, Konsultan PLUT KUMKM DIY, Pendamping MEA Provinsi DIY, serta para pelaku usaha yang membidangi kerajinan, batik, fashion, makanan dan minuman.

IMG20170316091936Kegiatan dibuka oleh Ibu Sutrisminingsih, Kepala Bidang Fasilitasi Metigasi Dampak Globalisasi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa beberapa waktu yang lalu Kementrian Koperasi dan UKM RI telah melakukan perekrutan pendamping MEA, yang salah satu penempatannya di Provinsi DIY. Kementrian Koperasi dan UKM RI sangat bangga dengan kinerja pendamping MEA di Provinsi DIY karena manfaatnya terasa dengan berbagai komentar positif terkait keberadaannya mendampingi UMKM.

Selain tentang pendampingan MEA, pada kegiatan ini juga disampaikan melalui Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI, bahwa saat ini telah terbit Perpres No.98 Tahun 2014 tentang perizinan untuk Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yang salah satu dasar pertimbangannya adalah adanya keseriusan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah perlu melakukan pemberdayaan terhadap Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Pemberdayaan dimaksud dengan memberikan izin kepada PUMK secara sederhana dalam bentuk naskah satu lembar, serta kemudahan akses dalam pelayanannya dengan pendekatan penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu PUMK. Pendekatan yang dimaksud dilakukan dengan pendelegasian wewenang kepada perangkat daerah kabupaten atau kota yang terdekat dengan PUMK.

IMG20170316093716Salah satu peserta kegiatan ini, Bapak Wahyu Tri Atmojo dari Konsultan PLUT KUMKM DIY menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bagus karena pada kesempatan ini kementerian koperasi dan UKM selain melakukan sosialisasi Perpres No.98 Tahun 2014 tentang perizinan untuk Usaha Mikro dan Kecil, juga memberikan kesempatan mempertemukan berbagai pihak khususnya para pelaku usaha dengan pendamping. Selain itu juga karena pada kesempatan kali ini hadir para pelaku usaha yang melalui kegiatan ini mereka bisa untuk langsung mendapatkan akses pemasaran produk dan akses pemiayaan.

Pada kegiatan pelatihan ini ada beberapa materi yang disampaikan, antara lain kemitraan KUMKM dengan PT Lotte Mart Wholesale, peningkatan kualitas produk UMKM melalui kemasan, akses pembiayaan KUMKM, serta materi tentang legalitas usaha. [wahyu]