MEIFEX 2016 Sahid Hotel. Hari kemarin, Rabu, Tanggal 25 Mei 2016, PLUT KUMKM DIY bersama kepanitiaan Temu Nasional Pendamping 2 Yogyakarta mengadakan kegiatan “Sharing session swiss import product and promotion market acces to europe”. Tujuan dari kegiatan ini tidak lain adalah untuk menguatkan dan mendorong UMKM di Indonesia khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta untuk terus berkembang dan memperluas jaringan pemasarannya hingga ke luar negeri.

Kegiatan yang dilaksanakan di Sahid Yogya Lifestyle City atau biasa disebut dengan istilah Sahid Hotel ini diikuti oleh 63 pelaku UMKM. Peserta terdiri dari berbagai macam kalangan dan memiliki jenis usaha yang berbeda-beda, diantaranya ada craft, fshion, food, dan lain sebagainya.

Para peserta ini juga memiliki pengalaman yang berbeda-beda dalam kegiatan pemasarannya. Hal ini dapat dilihat dari beberapa isi pertanyaan yang diajukan oleh para pelaku UMKM kepada pemateri, mulai dari yang sudah memiliki pengalaman mengekspor produk-produknya ke luar negeri hingga ada yang membicarakan tahap awal untuk melangkah mengembangkan usahanya.

Salah satu panitia kegiatan, Bapak Sapto, menyatakan bahwa pada kegiatan ini mengupas bagaimana para pelaku UMKM memiliki progres kedepan, yaitu supaya UMKM yang ada di Indonsia dapat Go international, artinya dalam kegiatan ini diharapkan dapat mendorong UMKM yang ada di Indonesia agar dapat bersaing dengan produk-produk asing melalui ekspor produk-produk dalam negeri hasil karya dan kerja keras UMKM Indonesia.

Kegiatan “Sharing session swiss import product and promotion market acces to europe” ini dibawakan oleh pemateri eksportir yang berpengalaman yanki Bapak Aris. Beliau mengatakan ketika Mitra memunyai planing ke depan mengenai ekspor produk, maka harus ada persiapan biaya yang matang, selain itu juga harus mempunyai pengetahuan mengenai ekspor tersebut, seperti halnya: cara mengheving harga ekspor, selain itu juga ekportir harus siap bertanggung jawab ketika ada kendala-kendala saat pengiriman barang. Itulah sdikit cuplikan dari beberapa hal penting yang diungkapkan oleh speaker yakni Bapak Aris.

Para peserta sangat antusias dengan acara ini, karena selain dilihat dari keseriusan saat menyimak materi juga sangat aktif bertanya mengenai pengalamannya masing-masing dalam berwirausaha. Ada yang menceritakan bahwa dirinya sudah ekspor produknya ke Negara Jerman akan tetapi selang berjalannya waktu, pihak luar negeri meminta stok barang yang diekspor lebih diperbanyak, akan tetapi dari produksi sendiri kurang mampu untuk memenuhi permintaan di luar negeri, sehingga kegiatan ekspor produk berhenti karena ketidak mampuan para pelaku UMKM dalam memenuhi permintaan dari luar negeri.

Dari kegiatan tanya jawab tersebut sebenarnya para pelaku UMKM sudah ada yang sangat berpotensi dalam hal ekspor barang, hanya saja mungkin butuh sedikit dorongan untuk dapat melanjutkan dan melancarkan potensinya. PLUT KUMKM DIY sebagai salah satu lembaga pendamping untuk koperasi dan UMKM sangat terbuka apabila ada pelaku usaha yang ingin melakukan konsultasi dan pendampingan. Sehingga apabila ada pelaku usaha yang ingin mengakses layanan tersebut, langsung saja untuk datang ke kantor PLUT KUMKM DIY, Jl. HOS Cokroaminoto No.162 Yogyakarta. Telepon. (0274) 552149.

Pasti Bermanfaat. Salam UMKM NAIK KELAS!

Penulis: Tim PKL UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Editor: Wahyu Tri Atmojo