Kak Wahyu Konsultan Pemasaran PLUT KUMKM DIYSalah satu strategi penjualan yang sangat baik untuk dijalankan adalah back end sales. Beberapa dari perusahaan besar di dunia telah membuktikannya. Dan dampaknya luar biasa. Sebagai contoh adalah Starbucks. Perusahaan ini telah meningkatkan profit dengan menggunakan strategi back end sales.

Cara meningkatkan profit dengan back end sales merupakan suatu strategi yang dapat menjamin kesuksesan sebuah bisnis dan menggandakan keuntungan. Lalu sebenarnya apakah back end sales itu?

Back end sales merupakan segala produk atau layanan yang dijual kembali kepada customer atau klien suatu bisnis yang mana setelah customer tersebut melakukan pembelian awal terhadap produk atau jasa. Maksud dari melakukan pembelian awal adalah bahwa konsumen telah melakukan pembelian pertama terhadap suatu barang atau jasa. Atau dengan kata lain bisa disebutkan bahwa back end sales ini merupakan pembelian yang dilakukan kedua, ketiga, dan seterusnya.

Back end sales merupakan salah satu konsep paling penting untuk membangun bisnis online yang sukses dan mendatangkan profit. Sayang sekali, kebanyakan pelaku bisnis online berfokus menjual kepada konsumen baru. Padahal bila dilakukan secara baik, satu konsumen sebenarnya dapat meningkatkan berkali lipat lebih banyak dengan back end sales.

Setiap bisnis sudah seharusnya fokus membangun bisnis yang berkelanjutan. Dengan adanya back end sales, ini berarti konsumen menyukai produk atau layanan pada bisnis anda sehingga terus melakukan pembelian berulang. Bila suatu bisnis berjalan seperti itu maka bisnis seperti ini akan sustainable.

Beberapa contoh bisnis yang menerapkan back end sales antara lain adalah toko kelontong, dry cleaning, salon, coffee shop, dan lain sebagainya. Baik itu toko kelontong, dry cleaning, dan salon sebenarnya merupakan salah satu contoh bisnis dengan menerapkan strategi back end sales. Bahkan Starbucksyang merupakan perusahaan besar ini juga menerapkan back end sales.

Starbucks mampu mendatangkan profit dan membesarkan usahanya dengan back end sales. Starbucks tidak menghasilkan uangnya dari one time visitor. Starbuck menghasilkan profit dari pelanggan yang sama yang menganggap Starbucks sebagai rutinitas paginya dan membelinya lagi dan lagi. Dengan membuat pelanggan melakukan rutinitas membeli inilah sebenarnya yang akan meningkatkan sales atau penjualan pada suatu bisnis.

Meski tidak menghasilkan apapun atau bahkan sedikit rugi pada saat pembelian pertama pada salah satu konsumen, namun secara statistik, kebanyakan orang akan mulai membeli lagi pada suatu produk di masa depan. Jadi sangatlah wajar bahwa untuk memperoleh penjualan pertama, terkadang harus ada pengorbanan lebih banyak uang, waktu, dan tenaga hanya untuk mendapatkan penjualan yang begitu minim. Namun justru itulah awal dari segala kesuksesan suatu bisnis.

Semoga bermanfaat dan salam sukses (y)